MOSKOW, KOMPAS.com- Sebuah badan federal Rusia
sedang dalam tahap persiapan untuk membangun dua pos militer di kawasan
Kepulauan Kuril, yang merupakan wilayah sengketa dengan Jepang.
"Kami saat ini sedang merancang dua pos militer di Pulau Iturup dan Kunashir. Tugas kami adalah menyelesaikan desain proyek ini pada 2012 dan memulai konstruksi pada 2013," tutur Kepala Badan Federal Rusia untuk Konstruksi Khusus Grigory Naginsky seperti dikutip RIA Novosti, Jumat (16/12/2011) waktu setempat.
Menurut Naginsky, pihaknya juga akan memperbaiki satu lapangan terbang yang akan digunakan oleh pesawat sipil maupun militer. Langkah ini kemungkinan besar akan memicu reaksi keras dari Jepang.
Rusia menduduki Kepulauan Kuril pada akhir Perang Dunia II. Oleh Jepang, kawasan itu masih diklaim sebagai bagian wilayahnya, dan disebut dengan nama Wilayah Utara. (Sumber: RIA Novosti)
"Kami saat ini sedang merancang dua pos militer di Pulau Iturup dan Kunashir. Tugas kami adalah menyelesaikan desain proyek ini pada 2012 dan memulai konstruksi pada 2013," tutur Kepala Badan Federal Rusia untuk Konstruksi Khusus Grigory Naginsky seperti dikutip RIA Novosti, Jumat (16/12/2011) waktu setempat.
Menurut Naginsky, pihaknya juga akan memperbaiki satu lapangan terbang yang akan digunakan oleh pesawat sipil maupun militer. Langkah ini kemungkinan besar akan memicu reaksi keras dari Jepang.
Rusia menduduki Kepulauan Kuril pada akhir Perang Dunia II. Oleh Jepang, kawasan itu masih diklaim sebagai bagian wilayahnya, dan disebut dengan nama Wilayah Utara. (Sumber: RIA Novosti)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar